Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mampukah Katalis Penting Dorong XRP Mengakhiri Rekor Buruk di Bulan Oktober?

 

XRP Hadapi Oktober: Musim Bearish atau Peluang Breakout?

September menjadi bulan yang cukup volatil bagi XRP dan pasar kripto secara umum. Meski begitu, altcoin ini berhasil mencatat kenaikan 3,66%, membalikkan tren negatif setelah penurunan 8,15% pada Agustus.

Namun, memasuki Oktober, sejarah tidak berpihak pada XRP. Selama 12 tahun terakhir, koin ini mencatat penurunan di tujuh Oktober berbeda, dengan rata-rata kerugian bulanan sebesar -4,58%, menurut data CryptoRank. Oktober pun tercatat sebagai salah satu bulan terburuk bagi XRP, selain Februari dan Juni.

Meski begitu, ada secercah harapan. Tahun ini, XRP sukses mematahkan pola musiman negatif pada Juni, naik 2,95% meski sebelumnya tujuh tahun berturut-turut mencatat penurunan. Hal ini memberi sinyal bahwa katalis fundamental berpotensi mengungguli pola historis.

XRP Tantang Tren Bearish Oktober: Katalis ETF dan Adopsi XRPL Bisa Jadi Game-Changer

Dengan memasuki bulan Oktober yang dijuluki ‘Uptober’ di kalangan komunitas kripto, para analis mulai melihat potensi XRP untuk membalikkan pola musiman yang historisnya cenderung bearish. Kunci dari optimisme ini adalah sejumlah katalis besar yang akan jatuh tempo bulan ini—terutama terkait pengajuan ETF spot XRP di Amerika Serikat.

ETF Spot XRP Jadi Sorotan

Antara 18 hingga 25 Oktober, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dijadwalkan untuk memberikan keputusan atas beberapa aplikasi ETF spot XRP. Beberapa manajer aset ternama seperti Grayscale, 21Shares, Bitwise, CoinShares, Canary Capital, WisdomTree, dan Franklin Templeton telah mengajukan proposal mereka.

Jika salah satu ETF ini disetujui, XRP bisa melihat arus masuk institusional yang signifikan, membuka potensi reli harga yang substansial. Sentimen positif juga dipicu oleh keberhasilan REX-Osprey ETF XRP sebelumnya, yang menunjukkan adanya minat investor terhadap produk semacam ini.

Ekosistem XRPL Terus Berkembang

Di luar narasi ETF, pengembangan di XRP Ledger (XRPL) juga memperkuat kasus bullish. Baru-baru ini, Securitize mengumumkan integrasi dengan XRPL untuk memfasilitasi adopsi yang lebih luas. Bersama Ripple, mereka meluncurkan smart contract yang memungkinkan konversi saham tokenisasi seperti BlackRock’s BUIDL dan VanEck’s VBILL menjadi stablecoin Ripple USD (RLUSD)—tersedia 24/7 secara on-chain.

Menurut SVP Stablecoins Ripple, Jack McDonald, RLUSD dirancang sebagai stablecoin institusional dengan kejelasan hukum dan utilitas nyata, terutama dalam konteks likuiditas dan interoperabilitas keuangan tradisional dan kripto.

Sinyal Kuat dari Dunia DeFi

Sementara itu, sektor DeFi yang terkait dengan XRP juga menunjukkan momentum. Flare Network meluncurkan fXRP, token yang merepresentasikan XRP dalam ekosistem DeFi, dan kuota pencetakan awal sebanyak 5 juta token ludes hanya dalam seminggu—menandakan permintaan tinggi.

Di sisi lain, Midas menerbitkan mXRP, versi staking likuid XRP, di sidechain EVM XRPL melalui Axelar. Hanya dalam enam hari, mXRP telah mencapai total value locked (TVL) sebesar US$26 juta, menyoroti potensi besar sektor DeFi di jaringan XRP.


Kesimpulan: Oktober Bisa Jadi Titik Balik untuk XRP

Secara historis, Oktober bukan bulan yang ramah bagi XRP. Namun, tahun ini menghadirkan katalis konkret yang berpotensi mengubah arah: keputusan ETF spot, pertumbuhan DeFi, dan kemajuan infrastruktur XRPL.

Jika ETF spot XRP disetujui, ini bisa menjadi sinyal bersejarah yang memvalidasi XRP di mata investor institusional. Namun, risiko tetap ada—terutama jika SEC memilih untuk menunda atau menolak proposal, atau jika tekanan makroekonomi meningkat.

Oktober 2025 mungkin bukan sekadar ‘Uptober’ biasa bagi XRP—melainkan titik balik antara ketidakpastian dan penerimaan arus utama.



Posting Komentar untuk "Mampukah Katalis Penting Dorong XRP Mengakhiri Rekor Buruk di Bulan Oktober?"