Skema Kripto Senilai US$300 Juta Menghubungkan Raja Kripto dengan Partai Kanan Ekstrem Spanyol
Pihak berwenang Spanyol baru-baru ini menangkap Álvaro Romillo Castillo.
Yang dikenal dengan nama Cryptospain, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dugaan skema piramida kripto senilai US$300 juta. Skema ini dilaporkan menipu lebih dari 3.000 investor di berbagai negara melalui klub investasi palsu bernama Madeira Invest Club, yang memperkenalkan diri sebagai kelompok investasi privat yang menawarkan peluang di bidang real estat, kendaraan mewah, kapal pesiar, emas, wiski, dan aset kripto. Klub ini menjanjikan imbal hasil tetap sebesar 20% per tahun, serta jaminan pembelian kembali aset digital dan koleksi yang diklaim memiliki nilai tinggi.
Namun, penyelidikan menunjukkan bahwa aktivitas bisnis nyata tidak pernah terjadi.
Skema ini beroperasi sebagai piramida, menggunakan dana dari investor baru untuk membayar imbal hasil kepada investor lama, dan memanfaatkan rekening bank dan perusahaan shell di setidaknya delapan negara. Penangkapan Castillo terjadi di bawah Operasi PONEI, yang dipimpin oleh Guardia Sipil Spanyol, dan hakim menolak jaminannya karena dianggap berisiko melarikan diri sebelum menghadapi persidangan di pengadilan federal.
Selain kasus penipuan dan pencucian uang, penyelidik menemukan potensi keterkaitan Castillo dengan politik Spanyol, khususnya dengan seorang tokoh sayap kanan, Luis “Alvise” Pérez Fernández, anggota Parlemen Eropa dan pendiri gerakan politik Se Acabó La Fiesta. Castillo diduga telah menyumbang US$115.000 untuk kampanye Fernández pada pemilu 2024, sekaligus membantu membuat wallet kripto anonim yang memungkinkan pengumpulan donasi tanpa pengawasan pemerintah. Dugaan ini memicu permintaan penyelidikan yang lebih luas dari Kejaksaan Umum Spanyol, termasuk kemungkinan keterlibatan Castillo dalam pencucian uang dan pengalihan dana politik secara rahasia.
Fernández sendiri dikenal karena sikap politiknya yang kontroversial, terutama terkait kebijakan imigrasi, dan gerakannya berhasil memenangkan tiga kursi dalam pemilihan Parlemen Eropa terakhir. Popularitasnya melalui media sosial dan kritik terhadap pemerintah membuat partainya mendapat sorotan tinggi, sehingga sumber pendanaan menjadi fokus pengawasan. Jika dugaan keterlibatan Castillo dalam donasi anonim terbukti, hal ini bisa membuka kasus besar mengenai penggunaan aset kripto untuk menghindari regulasi politik dan menyembunyikan asal-usul dana kampanye secara ilegal.
Kasus ini menunjukkan pertemuan kompleks antara kejahatan finansial berbasis kripto dan politik, serta tantangan regulasi terkait aset digital yang semakin digunakan untuk aktivitas gelap. Skema ini juga menjadi pengingat tentang risiko investasi kripto yang menjanjikan imbal hasil tinggi secara tidak realistis, serta potensi penyalahgunaan teknologi blockchain untuk tujuan kriminal dan politik. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung, dengan kemungkinan pengembangan lebih lanjut terkait keterlibatan pihak politik dan jaringan internasional yang mendukung skema piramida ini.

Posting Komentar untuk "Skema Kripto Senilai US$300 Juta Menghubungkan Raja Kripto dengan Partai Kanan Ekstrem Spanyol"