Harga Monero Naik 20% Seiring Popularitas Privacy Coin Memuncak.
Monero (XMR), cryptocurrency yang menekankan privasi, mengalami kenaikan sekitar 20% dalam seminggu terakhir, dari US$352 pada 3 November ke puncak sementara US$433.
Reli ini, yang membuat XMR menembus level US$420, mengikuti lonjakan signifikan Zcash awal bulan ini dan menunjukkan adanya pergeseran minat trader menuju aset kripto yang berfokus pada privasi. Kenaikan harga ini juga didukung oleh breakout teknis, peningkatan jaringan, dan perhatian baru terhadap transaksi yang sulit disensor.
Rotasi Profit dari Zcash Picu Short Squeeze
Setelah Zcash melonjak 200% di awal November, para trader mulai memindahkan keuntungan ke koin privasi lain, dengan Monero menjadi penerima utama. Data dari Santiment menunjukkan bahwa "koin privasi" menjadi topik trending di media sosial sejak 6 November, menegaskan meningkatnya minat trader di sektor ini.
Open interest pada kontrak futures XMR di Bybit dan Binance mencapai level tertinggi, memicu serangkaian likuidasi posisi short. Menurut CoinGlass, sekitar US$12 juta posisi short terlikuidasi dalam tujuh hari terakhir, mempercepat kenaikan harga saat trader bearish dipaksa keluar dari posisi mereka.
Pola rotasi modal ini mencerminkan tren di mana investor mencari “koin privasi berikutnya” setelah merealisasikan keuntungan dari penggerak awal. Fenomena ini mirip dengan reli altcoin historis, di mana momentum berpindah secara berurutan di antara aset dalam satu sektor.
Breakout 7 Tahun Bertepatan dengan Upgrade Jaringan
Analisis grafik menunjukkan XMR/USD telah menyelesaikan pola cup and handle besar yang dimulai sejak 2018, menembus level psikologis US$400. Seorang analis memproyeksikan Monero menargetkan minimal US$1.000 berdasarkan setup multi-tahun ini.
Selain faktor teknis, pengembang Monero bersiap meluncurkan Full-Chain Membership Proofs (FCMP++) pada 2025, upgrade protokol yang diharapkan meningkatkan kecepatan transaksi dan privasi. Antisipasi ini menarik investor jangka panjang yang memposisikan diri sebelum peluncuran, memberikan dukungan fundamental pada breakout teknis.
Permintaan Privasi Bangkit Kembali Meski Tekanan Regulasi
Meski beberapa exchange menghapus Monero karena regulasi, fitur anonimitas koin ini tetap mendapat apresiasi. Seorang influencer menyebutnya sebagai “mata uang kripto terbaik” dan undervalued. Trader lain, TheCryptoDog, menekankan bahwa likuiditas rendah memperbesar pergerakan harga, sehingga tekanan beli moderat dapat mendorong reli signifikan. Volume perdagangan XMR di decentralized exchange meningkat, menandakan permintaan organik yang independen dari platform terpusat.
Reli pekan lalu tampaknya didorong kombinasi faktor teknis, fundamental, dan sentimen, bukan spekulasi semata. Zona resistance berikutnya berada di US$500–US$520; breakout di atas rentang ini berpotensi menargetkan level tertinggi sepanjang masa 2021 di US$517, menandakan kebangkitan aset kripto privasi setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan regulasi dan penghapusan listing di exchange.



Posting Komentar untuk "Harga Monero Naik 20% Seiring Popularitas Privacy Coin Memuncak."